Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

Litosfer

Litosfer
 
Litosfer adalah lapisan kerak bumi yang paling atas yang terdiri dari batuan, umumnya lapisan ini terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan SO2. Itulah sebabnya lapisan litosfer seringkali dinamakan lapisan silikat. Menurut Klarke dan Washington, batuan atau litosfer di permukaan bumi ini hampir 75% terdiri dari silikon oksida dan aluminium oksida.
Berdasarkan proses terjadinya, batuan dapat dibagi menjadi tiga bagian :
(1) Batuan Beku
Ini dikarenakan magma mengalami pendinginan dan zat cair pijar berangsur-angsur menjadi dingin dan beku :
(a) Batuan beku dalam (plutonik)
Hasil pembekuan magma di dalam litosfer, sehingga proses pendinginannya sangat lambat.
Menghasilkan : batuan beku dengan kristal penuh yang besar-besar (holokristalin).
(b) Batuan beku korok (porfirik)
Pembekuannya berlangsung lebih cepat karena magma telah meresap diantara lapisan-lapisan litosfer.
(c) Batuan beku luar (episif)
Magma berubah menjadi larva yang meleleh, dan proses pembekuan larva di permukaan bumi menjadi cepat.
Menghasilkan : lelehan batuan beku dengan kristal yang halus bahkan ada yang tidak berkristal.
(2) Batuan Sedimen (Endapan)
Berasal dari batuan beku yang telah tersingkap oleh tenaga dari luar akan diangkut ke tempat lain dan di tempat baru itulah lalu diendapkan.
 pasiràa. Batuan sedimen klitik
 stalaktit dan stalakmitàb. Batuan sedimen kimiawi
 lapisan humus dari hutanàc. Batuan sedimen organik
(3) Batuan Malihan
Terjadi karena adanya tekanan dan suhu yang tinggi sehingga menempatkan dan meremukkan batuan yang sudah ada sebelumnya, baik itu yang berupa batuan beku atau batuan endapan.
Dengan adanya berbagai proses pembentukan jenis-jenis batuan di atas, akan menghasilkan material-material yang bernilai ekonomis tinggi. INTAN !!!!

B. Bentuk Muka Bumi Akibat Tenaga Endoen
Tenaga endogen terdiri dari tiga bagian :
• Tektonisme
• Vulkanisme
• Gempa bumi

C. Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran yang dapat dirasakan di permukaan bumi karena adanya gerakan, terutama yang berasal dari dalam lapisan-lapisan bumi. Secara umum penyebab terjadinya gempa bumi dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :
a. Gempa tektonis
Sebagian besar gempa bumi disebabkan oleh proses tektonik, yaitu gerakan yang terjadi di dalam kulit bumi secara tiba-tiba, baik berupa patahan maupun pergerakan.
b. Gempa vulkanis
Gempa vulkanis adalah gempa yang disebabkan oleh adanya letusan atau retakan yang terjadi di dalam struktur gunung berapi.
c. Gempa runtuhan
Gempa runtuhan disebabkan oleh adanya longsoran massa batuan, intensitas gempa runtuhan sangat kecil sehingga tidak terasa pada jarak yang jauh. Gempa runtuhan disebut juga dengan gempa terban.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Objek Studi Geografi

Objek Studi Geografi

Geografi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia & lingkungannya. Objek kajian geografi pada dasarnya terbagi menjadi dua, yaitu objek material & objek formal.
  • ·       Objek material
Objek material menyangkut materi atau isi yang dikaji oleh suatu ilmu pengetahuan. Kajian objek material adalah fenomena geosfer, gejala geosfer diantaranya:
1.  Atmosfer: mengkaji fenomena yang ada diudara mulai dari karakteristik & proses yang ada didalamnya.
2.  Litosfer: mengkaji segala sesuatu tentang lapisan bumi atau kerak bumi paling luar, seperti: lempeng tektonik, stuktur batuan, gempa bumi, gunung api, dll.
3.  Hidrosfer: mengkaji segala proses yang berkaitan dengan air, baik itu air yang ada dipermukaan bumi (laut, sungai danau, rawa, air tanah) ataupun yang ada diudara.
4.  Antroposfer: bagian ini mengkaji aspek manusia dengan segala potensinya & persebarannya dimuka bumi.
5.  Biosfer: bagian geosfer ini mengkaji segala sesuatu tentang flora & fauna, tetapi berbeda dengan ilmu makhluk hidup yang lainnya. Geografi lebih mengkaji tentang persebaran & karakteristik perwilayahan.

  • ·       Objek formal
Yang membedakan antara objek yang pada setiap disiplin ilmu adalah pada objek formalnya. Objek formal geografi adalah cara memandang gejala yang terjadi pada geosfer dengan sudut pandang kelingkungan atau kewilayahan yang dikaji berdasarkan analisis keruangan, ekologi & kewilayahan.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan, yang menjadi objek studi geografi adalah sebagai berikut:
§  Permukaan bumi & proses yang berlangsung diatasnya
§  Pengorganisasian wilayah & ruang dibumi
§  Tafsiran bentang alam & bentang sosial
§  Hubungan antara manusia dengan lingkungan yang berbeda-beda

Beberapa disiplin ilmu yang berkaitan  dengan geografi, antara lain:
v Geomorfologi: ilmu yang mempelajari bentuk bentang alam
v Geologi: ilmu yang mempelajari struktur & proses perkembangan bumi yang berkaitan dengan komposisi sejarah pembentuk bumi
v Meteorologi: ilmu yang mempelajari tentang cuaca
v Klimatologi: ilmu yang mempelajari tentang iklim yang meliputi: faktor iklim & unsur-unsur iklim
v Oseanografi: ilmu yang mempelajari tentang lautan & semua aspek yang ada didalamnya, termasuk sedimen, batuan yang membentuk dasar laut, interaksi laut dengan atmosfer & pergerakan air laut
v Hidrologi: ilmu yang mempelajari air dimuka bumi, meliputi asal usul terjadinya, sirkulasi, sifat-sifat fisik & susunan kimia air
v Biogeografi: ilmu yang mempelajari penyebaran makhluk hidup secara geografis dipermukaan bumi
v Geografi penduduk: ilmu yang mempelajari tentang penduduk & kaitannya dengan wilayah, seperti kelahiran, kematian, migrasi, dll.
v Geografi politik: ilmu yang mempelajari tentang politik dalam kaitannya dengan wilayah
v Geografi ekonomi: ilmu yang mempelajari tentang geografi manusia dilihat dari  segi ekonomi, berupa usaha-usaha manusia untuk mencapai kemakmuran & hubungan timbal balik dari usaha manusia.